Jeritan Siswa Cacat Korban Penipuan Berkedok Donasi di SMKN 5 Lhokseumawe, Siapa Peduli?

oleh -345 views

Lhokseumawe, Mataaceh.com, Terkait dugaan penipuan dengan modus galang donasi, yang di lakukan oleh salah satu oknum yayasan kepada siswa miskin penderita penyakit Tunarungu dan tunawicara di SMK Negeri 5 Kota Lhokseumawe terkesan di abaikan begitu saja oleh kepala Sekolah.

Penipuan tersebut diduga terjadi di lingkungan sekolah Smk Negeri 5 Kota Lhokseumawe diduga dilakukan Oleh salah satu oknum guru yang bergabung di salah satu yayasan yang kerap mengalang dana kepada para penyandang cacat.

Hal itu di utarakan oleh ibu kandungnya Rosmaniar (40). Kepada Pewarta media ini, Bahwa anaknya, Jumadi yang tidak bisa mendengar dan berbicara Telah ditipu oleh salah satu oknum guru di SMKN 5 Kota Lhokseumawe.

“Alasan mengalang dana untuk pengobatan Alat Bantu Dengar (ABD), Dengan mengalang dana kepada siswa/i di Sekolah Smk 5 Lhokseumawe dan Memposting foto jumadi di media sosial (Instangram).

Saat itu hasil uang galang dana dari donatur diduga mencapai 11 Juta rupiah, Jumadi juga sempat dibawa ke medan tetapi di sana anaknya tidak bisa di pasang (ABD) Lagi, karna gagal, pihak yayasan berjanji dana tersebut akan menanggung semua biaya Jumadi sampai lulus sekolah, Beserta akan buka usaha kecil untuk Jumadi.

Ternyata Janji itu tidak ditepati oleh pihak yayasan, Jumadi sempat mau di tahan rapor oleh pihak sekolah, Karna Belum bayar uang OSIS.

Saat ditanya kepada pihak yayasan terkait janji tersebut , Pihak yayasan malah mengirim surat minta persetujuan bahwa Jumadi, Bukan lagi anak asuh dari yayasan tersebut.

“Semua Donasi hasil galang dana untuk jumadi akan di salurkan untuk pihak lain yang membutuhkan karna pengobatan pemasangan Alat Bantu Dengar dinyatakan Nihil.”jelas Rosmaniar

Sementara saat pewarta menyambangi sekolah SMKN 5 Lhokseumawe dan oknum Guru bersangkutan tidak lagi mengajar di sekolah tersebut dan kepala sekolah terkesan enggan bertemu pewarta media ini.

Dengan mencoba mengirim utusan untuk mengatakan bahwa kepala sekolah telah keluar , Padahal mobil yang di tunggangi kepala sekolah masih terparkir di depan kantor halaman sekolah”(7/1/2020).Kamis(RJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *