Beredar Video Di Medsos Polisi Menendang HRS

oleh -1.825 views

Mataaceh – Beredarnya sebuah narasi yang menyebut bahwa mantan ketua umum Habib Rizieq Shihab (HRS) ditendang oleh anggota polisi yang mengawalinya saat masuk ke mobil tahanan, kini video tersebut sudah viral di Media sosial

Menurut amatan media ini video yang beredar di Medsos tersebut itu hoax, seperti yang di Unggah pada Jumat (15/1/21), di Sebuah akun Facebook bernama Hendra Djaya yang berdurasi 50 detik yang telah di edit.

Sebelum di unggah oleh akun facebook bernama Hendra Djaya, terlebih dahulu video ini sudah di unggah oleh akun facebook bernama Refly Harun yang berjudul “VIRAL!! HABIB RIZIEQ DITENDANG PETUGAS?!” Klarifikasinya salah satu kru dari Refly Harun telah mendapatkan pesan yang menjelaskan bahwa HRS tidak ditendang oleh polisi. seperti yang dikutip di Ulasr Berita Youtube

“Itu tadi video viral, saya juga melihat videonya. Tetapi ini saya mendapatkan WA ya dari kru dan berisi semacam sebuah klarifikasi. Entah dari siapa, tapi intinya adalah, ‘Maaf untuk semua sahabat, alhamdulillah anak (anak kru Refly Harun) sudah mendapat jawaban dari DPP bahwa itu bukan nendang HRS, tapi karena yang dipakai sama isilop (polisi) itu berat jadi dia ambil ancang-ancang dan terkesan nendang HRS. Mohon maaf semuanya saya sudah mendapat klarifikasi dari FPI jika IB HRS tidak ditendang,” ucap Refly Harun.

“Sudah ada klarifikasi bahwa tidak ditendang ya. Tetapi hanya karena aparat keamanan itu mungkin sepatunya berat sehingga ketika dia harus masuk ke mobil dia harus memberikan keleluasaan kepada kakinya. Sehingga melakukan gerakan kaki kanan agar bisa masuk,” lanjut Refly Harun.

Jika dilihat video yang diunggah oleh Suara.com di Youtube, tidak terlihat polisi menendang HRS. Jika diperhatikan pada menit ke-3 detik ke-41 hingga detik ke-48, tampak aparat polisi tersebut hanya berusaha masuk ke dalam mobil sembari satu tangannya fokus memegang senjata laras panjang. Ia mengayunkan kaki lantaran mengambil ancang-ancang untuk masuk ke mobil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *