Mataaaceh.com > Aceh Utara > Emang Boleh? Ditengah Malam Nisfu Sya’ban PT PIM Adakan Konser Undang Artis Ibukota
Aceh Utara

Emang Boleh? Ditengah Malam Nisfu Sya’ban PT PIM Adakan Konser Undang Artis Ibukota

LHOKSUKON, Mataaceh.com | Memperingati Ulang Tahun PT Pupuk Iskandar Muda yang ke 42, PT PIM menggelar konser yang mendatangkan artis ibukota Virza, hal tersebut membuat para tokoh dalam Kecamatan Dewantara bereaksi keras dengan diadakan nya konser pada malam Nisfu Sya’ban yang jatuh pada sabtu malam, (24/02/2024).

Diketahui artis yang di undang oleh PT PIM tersebut adalah Muhammad Devirzha, dikenal dengan mononim Virzha, adalah seorang penyanyi asal Indonesia. Ia merupakan juara ketiga ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol musim kedelapan pada tahun 2014. Virzha dan Ello bergabung dengan Dewa 19 pada tahun 2021 untuk menjadi vokalis lagu-lagu rearansemen Dewa 19. Diketahui Virzha berdarah Aceh yang lahir di Banda Aceh pada 12 Mei 1990. Sumber Wikipedia.

Usut punya usut ternyata Perayaan Ulang Tahun PIM Tersebut menuai kritikan tajam dari tokoh setempat. Pasalnya perayaan Ulang Tahun tersebut di malam yang penuh berkah bagi Umat Islam di Aceh, sayangnya Malam Dikabulkannya Semua Doa itu, tidak diindahkan dengan budaya setempat.

salah satu tokoh adat itu Abdullah Walid mengatakan, saya sudah pernah mengingatkan pihak PT PIM pada tahun lalu agar menghargai kearifan lokal, apalagi kegiatan konser tersebut jatuh pada malam pelaksanaan ibadah Nisfu Sya’ban oleh masyarakat lingkungan sekitar PT PIM,” kata Mukim Lah pada pewarta media ini.

Lanjut Mukim Lah, yang sangat kita sayangkan penyelenggaraan HUT PT. PIM ini menampilkan konser musik yang sangat bertentangan dengan kearifan lokal, saya juga sudah mengirimkan pesan via WhatsApp kepada pihak humas PT PIM agar menghormati agama dan kearifan lokal ini Aceh bukan daerah lain ada peraturan syariat Islam,” ungkap Mukim Lah dengan nada geram pada pewarta media ini.

“Sangat kami sayangkan pada malam ini pihak PT PIM menyelenggarakan acara HUT PIM dengan menampilkan acara Musik, yang sangat bertentangan dengan kearifan lokal. Mohon kepada Bapak untuk menghormati Agama dan kearifan lokal.” Jelasnya imum mukim Krueng Geukueh.

Sementara itu Camat Dewantara melalui via WhatsApp menjelaskan, kegiatan mereka sama sekali tidak ada koordinasi dengan kami di Kecamatan.

Malam ini saya giat di Bujang Salim pelaksanaan Nisfu Sya’ban dan atas kejadian ini tadi saya tegur keras PT PIM melalui sekper,” tutupnya dengan singkat.

TAGS Aceh Utara

BERITA TERBARU

TERPOPULER

Send this to a friend