Pengelola Parkir di RSUD Cut Mutia Langgar Perjanjian Kontrak

Oleh

Oleh

Mataaceh.com, Lhokseumawe | Pengelola parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia dibawah PT Triguna Jasa Indonesia dinilai telah melanggar kesepakatan perjanjian kontrak dengan pihak rumah sakit tersebut.

Pelanggaran yang dilakukan PT Triguna Jaya Indonesia yaitu berupa permainan pada sistem struk parkir saat di print yang di keluarkan oleh petugas, dalam isi kontrak padahal sudah tertulis bahwa 10 menit masuk dan keluar itu gratis, tapi yang terjadi di lapangan pihak pengelola parkir tetap memungut biaya terhadap pengendara yang baru masuk dan keluar sekitar 5 minit itu jelas melanggar.

Seperti yang dialami salah satu warga Kuta Blang Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rizal Saputra mengaku kecewa terhadap pihak pengelola parkir di RSUD Cut Mutia memungut biaya parkir yang waktunya belum lewat 10 menit dan sikap arogaansi petugas parkir yang diluar batas.

“Saat saya tidak mau bayar, oknum penjaga parkir ajak saya berkelahi padahal saya telah megikuti prosedur, waktu saya baru 7 menit, berati saya tidak wajib bayar, anehnya dia malah minta adu jotos sama saya,” ujar Rizal.

Rizal meminta pihak rumah sakit segera mengevaluasi dan menindak pengelola parkir agar tidak meresahkan masyarakat dengan bergaya premanisme, karna itu tempat pelayanan publik, seharunya yang harus diterima masyarakat pelayanan prima, bukan arogansi yang didapatkan.


Mendapatkan keluhan dari masyarakat petugas Rumah Sakit Cut Mutia. Yaitu, Kabag Humas RSUD Cut Mutia dr. Harry Laksamana mendapatkan sejumlah ke janggalan di antara berupa jam waktu yang seharus gratis . Kemudian semerawut nya area tidak ada petugas yang mengatur.

“Sementara itu, sebelumnya kita sudah pernah menegur pihak parkir, namun, terkesan tidak di gubris, kami kewalahan menghubungi pihak mereka karna pengelolanya dijakarta,”ujarnya.

Herri juga memaparkan, kedepan kita akan memmangil pihak pengelola parkir dari PT Triguana Jasa Indonesia, agar mengevaluasi kenerjanya, jika itu tidak digubris kita akan batalkan kontrak untuk kedepannya, karna jika dibiarkan semua permasalahan terkait parkir akan berefek kepada rumah sakit.


Direktur PT Triguana Jasa Indonesia, Gunawan melalui pengawas lapangan area parkir, Sudadi saat ditemui di Royal Cafee Kota Lhokseumawe, Kamis, (4/8) mengatakan sampai saat ini pihaknya tidak pernah mendapat keluhan dan surat dari rumah sakit Cut Mutia terkait keluhan pelayanan yang kurang bagus dari kami.

“Cuma yang ada pihak rumah meminta kami melakukan penambahan loket, agar tidak kemacetan diwaktu keramaian, dan sudah kita lakukan penambahan, selain itu saya rasa tidak ada persoalan, “ucapnya.

LIMA lhokseumaweRs Cut Mutia

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

ARTIKEL TERPOPULER
1
2
3
4
5
Opini Text