PT.MPG PLTU 3-4 Nagan Raya diduga Kebal Hukum Terus Memberdayakan vendor bermasalah terkesan menindas masyarakat mengabaikan regulasi

BAGIKAN

PT.MPG PLTU 3-4 Nagan Raya diduga Kebal Hukum Terus Memberdayakan vendor bermasalah terkesan menindas masyarakat mengabaikan regulasi

BAGIKAN

Aceh|mataaceh.com PT. Meulaboh Power Generation (MPG)  sebagai owner PLTU 3-4 Nagan Raya diduga Memelihara vendor bermasalah baik dalam Pengelolaan Limbah B3/non B3,personalia Pengamanan Security dan pengadaan barang  (purchasing) 22/7/26

‎PT.MPG berani beroperasi dan mempekerjaan karyawan sedangkan jenis usaha resiko ekstrem tanpa Memiliki dokumen Sistem Managemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) yang di buktikan dari hasil audit eksternal SMK3 Dugaan kuat ada penjamin yang pasang badan dapat imbalan.

‎Salah satu Nara sumber internal inisial HK juga salah satu aktivis Lingkungan Aceh warga sekitar mengatakan Limbah yang dihasilkan dari pembakaran batu bara fly ash dan button ash (FABA) pengelolaan eksternal belum memiliki Pertek, PT.MPG membuat kontrak pengelolaan eksternal kepada vendor salah satu anak perusahaan PLN dan PT.Sumber Cipta Yonanda (SCY).

‎Bermodalkan studi kelayakan dalam pelaksanaan pengangkutan PT.SCY sangat berani melawan studi kelayakan yang dibuat sendiri dan kontrak kerja dengan PT.MPG dengan pembuangan bukan pada titik lokasi yang telah ditentukan “ujarnya”

‎HK menambahkan PT.MPG diduga  memeliha Vendor pengadaan Pengamanan Security yang mengutip Uang untuk 30 juta rupiah perorang calon  dan pemutongan gaji jutaan rupiah perorang setiap bulannya “tambahnya”

‎HK menilai bahwa pemeliharaan vendor bermasalah di dalam tubuh PT.MPG diduga direktur indoensia perusahaan tersebut menjadi dalang, dan mem backup semua kegiatan dalam PT.MPG sering terdengar nama suratman  “lanjutnya”

‎Diharapakan kepada PT.MPG segara menindak tegas Oknum vendor bermasalah yang mengabaikan kontrak kerja, karena MPG bertanggung Jawab dalam Pengawasan vendor.

‎HK berharapkan kepada  DPRK  sebagai Pengawasan terhadap Pelaku usaha yang berinvestasi di Nagan Raya harus menindak tegas jangan hanya mengelola Pokir dan kegiatan lain yang tidak bermanfaat kepada masyarakat begitu juga dengan eksekutif yaitu Dinas lingkungan Hidup ,perhubungan dan Disnakertrans Nagan Raya segera melakukan evaluasi menyuruh PT.MPG dan Oknum yang bermain sebagai dalang merusak aturan dan undang-undang.

‎Sampai berita ini diterbitkan  komfirmasi dari PT.MPG tidak ada balasan terkesan tidak menerima  media.

‎Kami memberi ruang hak jawab untuk mendapatkan informasi kongkrit supaya berita yang diterbitkan berimbang.

Versi mandarin simple

PT.MPG 纳甘拉亚3-4号热电厂疑似凌驾于法律之上 持续任用问题供应商 漠视法规欺压民众

亚齐讯——作为纳甘拉亚3-4号热电厂业主方的PT.Meulaboh Power Generation(简称MPG),被曝在危险及非危险废物管理、安保人员聘用、物资采购等多个领域长期任用存在问题的供应商。(2026年7月22日讯)

PT.MPG所从事的属于高风险行业,但却在未持有法定安全生产管理体系(SMK3)文件的情况下,擅自运营并雇用员工,这一事实已得到外部SMK3审计结果的证实。有强烈迹象表明,背后有势力为其提供庇护,并从中获取利益。

一位内部知情人士(简称HK)同时也是当地亚齐环保活动人士表示:“电厂燃煤产生的粉煤灰与底灰(FABA),其外部处置单位并未取得必要的处置许可。然而MPG仍将相关业务承包给了某国家电力公司子公司以及PT.Sumber Cipta Yonanda(SCY)。”

“运输作业中,PT.SCY无视自身参与制定的可行性研究报告以及与MPG签订的合作协议,擅自将废物倾倒在指定地点以外的区域,行为十分猖獗。”他透露道。

HK还补充指出:“PT.MPG任用的安保服务供应商也存在严重问题,涉嫌向每位求职者索要3000万印尼盾的费用,并且在入职后每月从员工工资中扣除数百万印尼盾。”

HK认为,PT.MPG内部长期纵容问题供应商,该公司印尼籍董事被指为幕后主使,为所有违规行为提供保护,其中常被提及的人物名为苏拉特曼(Suratman)。

公众强烈要求PT.MPG立即对违反合同的问题供应商采取严厉措施,因为MPG对其合作方负有监管的主体责任。

HK呼吁纳甘拉亚地方议会(DPRK)切实履行监管职责,对辖区内投资经营活动严格执法,而不应只专注于无关民生的事务。同时也要求地方政府部门——环境局、交通局以及人力与移民局立即介入调查,责令PT.MPG及其幕后黑手停止一切违反法律法规的行为。

截至发稿时,本台记者尚未收到PT.MPG方面的回应,其态度被指对媒体工作不予配合。我们在此为相关方保留答复权利,以确保新闻报道的客观与平衡。