SIMEULUE – Sebuah mobil truk jenis triculer bermuatan pasir mengalami kecelakaan tunggal hingga menyebabkan jembatan yang menghubungkan jalan ke sejumlah wilayah di Kabupaten Simeulue kembali ambruk. Jembatan tersebut terletak di Desa Amaiteng Mulia, Kecamatan Simeulue Timur. Minggu (17/05/2026).
Peristiwa yang terjadi di jembatan depan SPBU Desa Amaiteng Mulia itu sempat membuat akses jalan masyarakat terputus dan mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Jembatan yang diketahui sebelumnya juga pernah ambruk pada tahun 2023. Saat itu dilakukan perbaikan sementara dengan menggunakan batang kelapa sebagai pengganti struktur utama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Truk dengan nomor polisi BK 8881 BP tersebut diduga milik CV. JOIN FAKTA yang dikemudikan oleh Harmansyah (46), warga Kecamatan Teupah Barat.
Sebelum kejadian, kendaraan diduga milik oknum polisi tersebut berangkat dari Kecamatan Teluk Dalam menuju Kecamatan Teupah Barat dengan membawa muatan pasir.
Saat melintasi jembatan di depan SPBU Desa Amaiteng Mulia, struktur jembatan tidak mampu menahan beban kendaraan bermuatan pasir yang diduga melebihi kapasitas.
Akibatnya, badan jembatan ambruk dan truk terperosok di tengah jembatan. Material pasir dari bak truk tumpah ke badan jalan, sementara bagian pagar jembatan terlihat patah dan roboh ke sisi jalan.
Tidak lama setelah kejadian, personel Kodim 0115/Simeulue, Polres Simeulue dan BPBD Simeulue tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi kendaraan.
“Untuk sementara akses masyarakat dialihkan melalui jalan alternatif melewati kawasan Kodim 0115/Simeulue,” ujar salah seorang petugas di lokasi.
Diduga, penyebab utama ambruknya jembatan akibat kendaraan membawa muatan yang melebihi kapasitas daya tahan jembatan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih terus dilakukan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal dan tidak menghambat aktivitas warga.






