Bireuen, 22 Maret 2026 – Sebanyak 50 pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bireuen mengunjungi kediaman HRD pada acara open house, dengan tujuan menyampaikan aspirasi kolektif dari sekitar 4.700 anggota yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PPDI Kabupaten Bireuen, Yusaini, menyampaikan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas di daerah ini merasa belum mendapatkan perhatian, bantuan, dan dukungan yang memadai. Mereka berharap dapat memperoleh akses yang setara dengan masyarakat non-disabilitas untuk menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih layak.
Selain itu, Yusaini juga mengajukan permohonan resmi kepada HRD agar membantu memfasilitasi pertemuan langsung dengan Menteri Sosial Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyampaikan secara langsung kondisi aktual dan permasalahan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas di Bireuen.
HRD memberikan tanggapan positif terhadap aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan akan melakukan upaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas di daerah ini demi menjamin kelangsungan hidup dan kesejahteraan mereka. Rencana pertemuan dengan Menteri Sosial juga akan diprioritaskan setelah masa cuti Lebaran.
HRD mengakui bahwa Bireuen menghadapi tantangan khusus dalam pemulihan pasca bencana banjir “Di antara 17 kabupaten yang terdampak banjir beberapa bulan lalu, Bireuen menjadi satu-satunya yang masih dalam situasi yang tidak baik-baik saja,” ucap HRD. Namun ia juga menambahkan, “Meskipun demikian, penyandang disabilitas Bireuen memang luar biasa saat ini karena ketangguhan dan semangat juang yang ditunjukkan oleh seluruh komunitas difabel ini untuk hidup lebih berkembang dan mandiri ke depannya.”






