Bireuen - Warga Desa Alue Limeng bersama Anggota TNI Kodim 0111/Bireuen di TMMD ke-110 terus bekerja walaupun dalam kondisi terik dan panasnya mentari, mereka tetap semangat membantu pembangunan jalan dan
Mataaceh.com | Aceh Timur - Polres Aceh Timur pada Rabu, (10/03/2021) pagi menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap S, (56) warga Dusun Pante, Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih Kabupaten
Lhokseumawe-- Pecemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum wartawan liputan Pidie Jaya terhadap media mataaceh.com. Akhirnya berujung saling memaafkan. Permintaan maaf itu di utarakan oleh Talep melalui
Bireuen - Anggota Kodim 0111/Bireuen diterjunkan ke lokasi program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-110 di Desa Alue Limeng Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. "Kita Libatkan anggota satgas TMMD lebih
Bireuen - Keuchik (Kepala Desa) Alue Limeng, Yusuf M Daud mengucapkan terimakasih atas pembangunan jalan penghubung yang sedang dilakukan oleh Satgas TMMD meliputi tiga Desa yakni, Desa Alue Limeng, Mon Mane dan Desa Cot Meugo
Banda Aceh - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Aceh, Rabu (10/03/2021) meninjau langsung pengoperasian Command Center Polda Aceh yang diresmikan
Banda Aceh - Menjelang libur nasional dalam rangka memperingati hari Isra' Mi'raj dan Hari Raya Nyepi, Ditlantas Polda Aceh beserta Satlantas Polres jajaran meningkatkan pelayanan khususnya pengaturan lalulintas di jalan
Lhokseumawe - Salah satu oknum yang diduga wartawan di Kabupaten Pidie Jaya telah melakukan pelecehkan awak media Mataaceh.com dan dengan beraninya saat dikonfirmasi mencantumkan logo Dewan pers. Ihwal demikian terjadi
(Foto: Penyerahan novel Bidadari BEM kepada Prof. Teuku Abdullah Sanny dan Dr. Ir. H. Azwar Abubakar) JAKARTA - Mahasiswa Aceh sekaligus penulis buku, Sulthan Alfaraby, mengunjungi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Aceh Utara- Dugaan pemotongan dana zakat Baitul Mal Gampong yang menimpa usaha kecil milik warga, diduga dilakukan oleh Geuchik Ulee Nyeue Kecamatan Banda Baro. Kini menjadi kontroversi di kalangan tokoh











