Mataaceh.com | Lhokseumawe - Selebgram Herlin Kenza ramai diberitakan usai menuai kritik dari warganet atas dugaan kerumunan. Kedatangan selebgram itu diduga melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota
Aceh Utara - Untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada perayaan hari raya Idul Adha 1442 H, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Nisam Antara membagikan masker gratis untuk masyarakat yang dipusatkan di Kebun
Mataaceh.com | Lhokseumawe - Selebgram Aceh di periksa Polres Lhokseumawe terkait kasus kerumunan di Inpres, Kota Lhokseumawe, Aceh. Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, membenarkan bahwa hari ini ada dipanggil selebgram
Lhoksukon - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 7 kg dan ikut mengamanqkan tiga orang tersangka di Perumahan Nelayan Gampong Ulee Rubek Barat, Kecamatan
Mataaceh.com | Lhokseumawe - Selebgram Aceh Herlin Kenza tengah menjadi sorotan publik usai membuat kerumuna di Lhokseumawe. Saat itu selebgram Aceh ini mendatangi sebuah toko pakaian di Pasar Inpres, Kota
Mataaceh.com | Lhokseumawe - Polres Lhokseumawe akan segera memanggil Selebgram Herlin Kenza untuk dilakukan pemeriksaan terkait kerumunan di toko grosir Wulan Kokula, Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kabid Humas Polda Aceh
Mataaceh|Lhokseumawe - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kota Lhokseumawe seakan hanya di berlakukan semata hanya kepada Masyarakat Biasa. Seakan Aparat yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 hanya fokus
Lhokseumawe |Mahasiswa KKN-MK Universitas Malikussaleh K04 membantu pelaksanaan kegiatan vaksinasi di Posko PPKM Mikro yang berada di Kampung Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe pada hari Kamis (01/07/2021). Mahasiswa
Aceh Singkil adalah sebuah daerah yang terkenal dengan sumber daya alam, serta panorama objek wisata yang paling menonjol untuk menambah Pendapatan Anggaran daerah, dari semua aset-aset yang dimiliki Aceh Singkil.
Banda Aceh - Ratusan sopir Trans Koeta Raja dibawah naungan Perum Damri Cabang Banda Aceh dan Harapan Indah (HI) menjerit, pasalnya gaji mereka sudah tujuh bulan tak terbayarkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun











