Jakarta – Kepala Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Nagan Raya, Muhammad Zubir, SH menjadi salah satu peserta Rapat Kerja Nasional Pengembangan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (POKMAS LIPAS) Ditjen Pemasyarakatan yang dilaksanakan 2-4/Juni/2021, di Hotel Pullman Jakarta.
Kegiatan tersebut melibatkan 3 (tiga) elemen, yaitu Kepala BAPAS se-Indonesia, Perwakilan Pemerintah Daerah, dan POKMAS se-Indonesia. Sabtu, (05/06/21).
“Saya hadir mewakili POKMAS dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Nagan Raya yang menjadi Mitra Kerja Bapas Nagan Raya. Ini juga sebagai tindak lanjut adanya kesepakatan kerjasama antara YARA Nagan Raya dengan BAPAS (Balai Pemasyarakatan) Nagan Raya” jelas Zubir.
“Rapat Kerja Nasional ini membahas beberapa agenda pokok, yaitu pembahasan keberlanjutan program POKMAS LIPAS, pembahasan model-model sinergi antara BAPAS, PEMDA, dan POKMAS, dan perumusan rekomendasi pembentukan Forum Komunikasi POKMAS LIPAS nasional,” lanjut Zubir.
Muhammad Zubir, SH menyampaikan terlibat dalam tim perumus rekomendasi program-progam kerja POKMAS. Zubir masuk kedalam 10 anggota tim perumus nasional.
“Kita meminta kepada Ditjen Pemasyarakatan untuk membentuk Forum Komunikasi Nasional POKMAS LIPAS yang memiliki legal standing yang jelas. Dengan dasar tersebut maka POKMAS LIPAS mendapatkan kepastian untuk melaksanakan berbagai program pendampingan dan pelatihan bagi klien BAPAS”
Zubir juga menyampaikan Program Kemandirian, Program Kepribadian, Program Hukum, dan Program Kemasyarakatan.
Selain itu Zubir juga menekankan bahwa penyelesaian perkara pidana yang mengacu pada kebijakan Restrorative Justice harus terus dioptimalkan disemua tingkat penegakan hukum, guna untuk mengurai kepadatan masyarakat yang dimasukkan ke dalam penjara. Dengan adanya Restrorative Justice tidak semua perkara pidana harus bermuara ke penjara. Ini sesuai dengan keinginan Pemerintah, termasuk dalam hal ini dukungan dari Ditjenpas.
Zubir berharap dengan berjalannya program-progam Pokmas Lipas ini, maka YARA sebagai mitra Bapas dapat terus terlibat aktif dalam menyelesaikan berbagai problematika hukum dan sosial didalam masyarakat.
Berita Lainnya
Semua BeritaIkuti Kami
Berita Terkini
Indeks Berita
negara tuli dan mandul atas pelecehan seksual terhadap penyandang disabilitas di kabupaten Bireuen
BIREUEN — Perilaku biadab mencoreng wajah penegakan hukum di Kabupaten Bireuen, Aceh. Bunga (nama samaran, 27 tahun), seorang perempuan penyandang disabilitas warga Kecamatan Samalanga,…
Bos Buku dan Buku BOS: LANA Kantongi Dugaan Cashback, Penerbit dan Jejak Pertemuan Orang Dekat Bupati Aceh Barat
ACEH BARAT — Pengadaan buku yang menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Aceh Barat mulai membuka cerita di balik meja. Lembaga Aspirasi…
SILATURAHMI MAULID MENYATUKAN HATI SELURUH PEUDADA
Pengurus Majelis Peudada Meusaboh Hate Hadiri Peringatan Maulid di Dua Masjid, Eratkan Persatuan & Ukhuwah PEUDADA — Dalam semangat kasih sayang dan persaudaraan yang…
Pemerhati Publik: *Minta Dugaan Penyimpangan Anggaran Operasional Dishub Bireuen, Perlu Diaudit Transparan
BIREUEN —mataaceh.com| Pemerhati Kebijakan Publik, M. Iqbal, S.Sos., meminta adanya pemeriksaan dan audit secara transparan serta objektif terhadap informasi mengenai dugaan penyimpangan anggaran operasional…
Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa
ACEH BARAT — Perubahan sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap PT Mifa Bersaudara kembali menjadi sorotan. Jika sebelumnya PT Mifa menjadi salah satu perusahaan…






