Penggunaan Dana Bos Di Madrasah Bireuen Diduga Rawan Korupsi

Oleh

Oleh

Bireuen–  Diduga pengelolaan bantuan operasional sekolah (BOS)  pada Madrasah dibawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen rawan penyalahgunaan anggaran. Pasalnya dana yang bersumber dari uang negara untuk pendidikan tersebut
tidak transparan.

Informasi didapatkan, pihak pihak madrasah minim yang melibatkan semua pengurus dan anggota Komite untuk melakukan penyusunan Rencana Kerja Anggaran Madrasah (RKAM) serta realisasi nya tidak pernah disampaikan kepada wali murid serta elemen masyarakat sekitar madrasah.

Hal itu diduga karena lemahnya bimbingan dan pengawasan dari kantor kementerian agama setempat terhadap penggunaan Dana Bos, sehingga diduga madrasah di Bireuen tidak  transparan.

“Seharusnya nya madrasah memberikan contoh yang terbaik  kepada generasi bangsa dan masyarakat, bagaimana tata cara pengelolaan anggaran yang bersumber dari uang negara, secara transparan tepat sasaran dan sesuai dengan juknis,” Yus salah satu tokoh masyarakat kabupaten setempat, Sabtu, 15 April 2023.

“Kini Pulahan madrasah dibawah payung Kementerian Agama RI di kabupaten Bireuen sangat jelas bertentangan dengan undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP) dan menodai lembaga pendidikan yang berlogo ‘Ikhlas Beramal” tambah nya lagi,”lanjtnta

Pada waktu yang terpisah, saat diminta klarifikasi dari kepala kantor kementerian agama Bireuen melalui pesan whatsapp, Dr Muhammad Amin mengatakan, pihaknya selalu mengawasi.

“kami di kantor selalu mengawasi,” ucap nya

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

ARTIKEL TERPOPULER
1
2
3
4
5
Opini Text