Personel Kodim 0115/Simeulue Karya Bakti Bersama Warga, Mushola Makam Tengku Ujung Direvitalisasi

BAGIKAN

Personel Kodim 0115/Simeulue Karya Bakti Bersama Warga, Mushola Makam Tengku Ujung Direvitalisasi

BAGIKAN

SIMEULUE – Kepedulian terhadap sarana ibadah sekaligus pelestarian situs religius kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI. Personel Kodim 0115/Simeulue bersama masyarakat melaksanakan karya bakti renovasi mushola di area Makam Tengku di Ujung, Desa Latak Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong ini menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak hanya sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menjaga nilai-nilai sejarah dan keagamaan yang melekat di lokasi tersebut.

Komandan Kodim 0115/Simeulue, Letkol Arm Qomarus Zaman, menyampaikan bahwa karya bakti tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga fasilitas ibadah.

“Karya bakti ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan sarana ibadah tetap layak digunakan sekaligus menjaga nilai sejarah yang ada,” ujarnya.

Renovasi mushola mencakup sejumlah pekerjaan penting, mulai dari perbaikan atap, pengecatan dinding, hingga pembersihan lingkungan sekitar. Selain itu, fasilitas pendukung juga dibenahi agar memberikan kenyamanan bagi para peziarah dan masyarakat yang beribadah.

Menurutnya, keberadaan mushola di kawasan Makam Tengku di Ujung tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Simeulue.

“Kami berharap setelah direnovasi, mushola ini menjadi lebih nyaman digunakan serta tetap terjaga sebagai bagian dari warisan budaya dan religi daerah,” tambahnya.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari warga setempat. Selain mempercepat proses renovasi, keterlibatan langsung masyarakat dalam karya bakti tersebut juga mempererat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap situs bersejarah tersebut.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI tidak hanya hadir sebagai aparat pertahanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun dan menjaga nilai-nilai sosial, budaya, serta keagamaan di daerah. (*)