Diduga Main Hakim sendiri Oknum Anggota DPRK Nagan Raya mencoreng Nama Baik Partai Pengusung dan Masyarakat Nagan Raya

BAGIKAN

Diduga Main Hakim sendiri Oknum Anggota DPRK Nagan Raya mencoreng Nama Baik Partai Pengusung dan Masyarakat Nagan Raya

BAGIKAN

Nagan Raya,mata Aceh com ,Dugaan Pemukulan yang dilakukan Anggota DPRK Nagan Raya Dapil II Heri Yanda di Desa Suka Mulia kecamatan Darul Makmur beberapa hari yang lalu menjadi tranding topik.

‎Pasalnya seorang pejabat publik merupakan perwakilan Rakyat Nagan Raya yang duduk dikursi Legeslatif memberikan contoh tercela yang mencoreng partai Pengusung, badan Legeslatif dan masyarakat pada umumnya.

‎Hasil investigasi lapangan tim LIPSUS media beberapa nara sumber baik dari pihak keluarga korban maupun dari keuchik setempat.

‎Menurut keterangan dari pihak keluarga korban kejadian tersebut berawal dari penangkapan tiga pemuda oleh warga diduga mencuri sawit, dan dibawa ke salah satu rumah yang berada di desa tersebut, kemudian dalam keadaan mencekam tersebut sebut terlihat seorang anggota DPRK tersebut memanfaatkan keadaan dengan memukul salah satu korban HD di kepala sehingga warga lain juga ikut terpancing amarah karena sudah dimulai oleh Oknum anggota DPRK tersebut.

‎Ironisnya setelah kejadian tersebut oknum DPRK bukannya meminta maaf kepada masyarakat Nagan Raya atas kelakukannya main hakim sendiri malah menantang jika pihak keluarga menempuh jalur hukum akan dia ikuti.

‎Anehnya lagi menurut keterangan warga sawit yang dicuri bukan pada lahan oknum anggota DPRK sehingga tidak ada keterkaitan mutlak.

‎Dari pihak keluarga korban akan tidak menerima kelakuan Oknum anggota DPRK tersebut. Pihak keluarga legowo jika memang anak mereka bersalah silakan dihukum sesuai undang undang berlaku, tapi tidak untuk main hakim sendiri. Negara kita adalah negara hukum.

‎Dalam waktu dekat pihak keluarga akan menempuh jalur hukum dan meminta kepada awak media untuk mendapingi publikasi perkembangan kasus tercela ini.

‎Sampai berita ini diterbitkan belum ada balasan hasil komfirmasi dari pihak Oknum DPRK tersebut.