BANDA ACEH, mataaceh-backup.com – Anggota Komisi Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil mengaku terus memantau penanganan laporan dugaan pemerasan, pengancaman, dan pencemaran nama baik oleh Polres Sabang terhadap oknum warga yang mengatasnamakan wartawan, sebagaimana santer diberitakan di berbagai media sejak beberapa waktu terakhir.
Informasi ini dihimpun melalui melalui siaran Pers via WhatsApp, (12/23) kepada Pewarta media mataaceh-backup.com.
Seperti diketahui, saat ini Polres Sabang sedang menangani dua laporan polisi, yaitu kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik dan yang kedua kasus pengancaman dan pemerasan. Pelapornya adalah seorang pengusaha.
Informasi terbaru yang diterima dari Kapolres Sabang, AKBP Erwan, SH, MH, Selasa, (12/12/23) menyebutkan kedua laporan polisi itu sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Menurut Erwan, polisi sudah mengambil keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian termasuk keterangan ahli.
“Kami sudah memanggil juga terlapornya sebagai saksi terkait perkara pencemaran nama baik melalui ITE, yaitu TIY alias Popon,” kata Kapolres Sabang.
Terlapor sudah dipanggil yang pertama jadwalnya Senin, 11 Desember 2023 tetapi yang bersangkutan tidak hadir.
Sedangkan untuk perkara pengancaman dan pemerasan dengan terlapor yang sama, menurut Kapolres Sabang panggilan pertamanya Jumat, 8 Desember 2023 namun yang bersangkutan juga tidak hadir karena alasan ketinggalan kapal.
“Alasan ketinggalan kapal sangat klise sekali, kalau memang ada niat mau ke Sabang cepat-cepat bangun, sesuai jadwal kapal jam 8 pagi, jam 10, juga ada yang sore. Kapal lambat juga ada, dalam sehari ada enam jadwal kapal dari Banda Aceh ke Sabang,” kata AKBP Erwan.
Untuk laporan pemerasan dan pengancaman, sudah dilayangkan panggilan kedua oleh penyidik yaitu Selasa, 12 Desember 2023, namun yang bersangkutan juga tidak hadir.
Ditanya apakah ada kendala dalam penanganan perkara yang dikenal sebagai “kasus oknum wartawan” tersebut, menurut Kapolres Sabang tidak ada kendala dan pihaknya sangat berterima kasih kepada masyarakat termasuk PWI beserta wartawan di jajarannya yang sangat mendukung proses penyidikan yang dilakukan.
“Semoga kami bisa melaksanakan proses hukum ini secara baik, lancar, transparan, dan profesional,” demikian Kapolres Sabang.
Sudah Tepat
Anggota Komisi Hukum DPR RI asal Aceh, M. Nasir Djamil dalam perbincangannya dengan Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin di sela-sela pertemuannya dengan masyarakat di Aceh Timur, Selasa, 12 Desember 2023 mengaku ikut mencermati kasus “wartawan” yang sedang ditangani oleh Polres Sabang.
“Menurut laporan yang saya dengar maupun yang saya ikuti melalui pemberitaan di media, tindakan oknum tersebut memang sudah memunculkan keresahan di kalangan masyarakat. Karenanya saya berharap penyidik Polri di Polres Sabang bisa bekerja secara profesional dan proporsional,” ujar Nasir Djamil.
Menurut Nasir, langkah hukum yang dilakukan oleh Polres Sabang dalam mengusut kasus itu—apalagi terbawa-bawa profesi wartawan—sudah tepat.
“Karena itu, pendekatan hukum diharapkan berjalan profesional dan proporsional,” tandas anggota DPR RI dari PKS tersebut.
Sebelumnya, Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin juga mendukung polisi mengusut secara tuntas laporan pencemaran nama baik, pemerasan, dan pengancaman tersebut apalagi sudah terlanjur terbangun opini negatif bahwa yang melakukan tindak kejahatan tersebut adalah wartawan.
“Nah di sinilah kepentingan PWI agar kasus itu diusut tuntas. Setiap anggota PWI adalah wartawan namun belum tentu setiap wartawan itu anggota PWI,” Tutup Nasir Nurdin.
Berita Lainnya
Semua BeritaIkuti Kami
Berita Terkini
Indeks Berita
Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa
ACEH BARAT — Perubahan sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap PT Mifa Bersaudara kembali menjadi sorotan. Jika sebelumnya PT Mifa menjadi salah satu perusahaan…
Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS
Operator sekolah atau OPS merupakan tenaga administrasi di satuan pendidikan yang bertanggung jawab sebagai pengelola, penginput, dan penanggung jawab utama data serta sistem informasi…
Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker
Aceh,mataaceh-backup.com, Seorang karyawan swasta di Nagan Raya, PT.Fasha Putera Perkasa, mengadukan dugaan pemotongan gaji sepihak ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nagan Raya. Dia…
Di duga sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi
Senin 3 Agustus 2016 terpasang plang himbauan dari PT. dua perkasa lestari di pinggiran sungai Krueng semayam desa gunung Samarinda kec Babah rot kab…
Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup!
ACEH TIMUR— Di tengah hiruk-pikuk informasi yang beredar, kalangan Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) bersama Tim Investigasi mendesak masyarakat Aceh Timur agar tidak terjebak…






