Banda Aceh, mataaceh-backup.com | Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani menyatakan provinsi itu menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2022.
“Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh dan segenap pemangku kepentingan menggelar event FESyar Sumatera 2022 guna mendorong keterlibatan masyarakat terhadap perkembangan dan potensi ekonomi syariah,” kata Achris Sarwani di Banda Aceh, Rabu.
Ia menjelaskan kegiatan yang berlangsung di Kota Banda Aceh itu akan dimeriahkan dengan beragam pertunjukan dan sharia fair dengan showcasing UMKM berkualitas di berbagai bidang.
FESyar Sumatera 2022 juga diisi dengan seminar/webinar untuk semakin memperdalam dan mengoptimalkan potensi ekonomi syariah di Aceh dan Sumatera pada khususnya, serta Indonesia pada umumnya.
Ia mengatakan acara tersebut akan berlangsung 4 sampai 6 Agustus 2022 dengan lokasi acara di Masjid Raya Baiturrahman, Taman Sulthanah Safiatuddin, dan Hermes Palace Hotel.
Acara akan dibuka secara resmi oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo.
“Kami berharap FESyar Sumatera ini dapat mengundang antusiasme yang besar dari masyarakat serta pelaku usaha, sehingga semua lapisan masyarakat dapat merasakan kebermanfaatan dari acara ini,” katanya.
Ia menambahkan kegiatan dengan tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumatera untuk Memperkuat Pemulihan Ekonomi Nasional yang Inklusif”.
FESyar Sumatera 2022 mengusung konsep MECCA, SAFA, dan MARWA. Konsep MECCA (Memorable, Cultural, Collaboration, and Attractive) diimplementasikan pada saat opening ceremony FESyar Regional Sumatera 2022,yang akan menampilkan 456 penari kolosal di Halaman Masjid Raya Baiturrahman.
Tarian tersebut merepresentasikan simbol dari kolaborasi, kebersamaan, semangat, nilai-nilai budaya dan juga memberi kesan atraktif pada pembukaan FESyar Sumatera 2022.
Konsep SAFA (Sharia Fair) berisikan beragam kegiatan yang variatif yakni perlombaan, festival budaya, pameran UMKM kuliner, pameran UMKM fashiondan craft, penampilan seni, fashion chamber, hingga tabligh akbar.
Untuk pameran kuliner, Bank Indonesia bersinergi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh yang juga mengadakan event sejenis yaitu “Aceh Culinary Festival’’yang bertempat di Taman Sulthanah Safiatuddin.
Konsep MARWA (Moslem Sharia Forum & Webinar) terdiri dari berbagai kegiatan seminar dan webinar, dengan topik yang diangkat seputar Islamic economic & finance, diseminasi blueprint pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, serta peluncuran dan replikasi model bisnisAceh Sharia Funding Aggregator (ASIFA).
FESyar Sumatera 2022 juga turut menyelenggarakan 2 seminar tematik terkait penanganan inflasi di Indonesia.
Achris Sarwani berharap dengan diadakannya FESyar Regional Sumatera 2022 akan semakin menguatkan fundamental ekonomi melalui peningkatan sektor riil dan UMKM halal yang naik kelas di berbagai bidang, meningkatkan keuangan syariah, serta peningkatan kapasitas dan kesadaran masyarakat untuk semakin mengoptimalkan potensi ekonomi syariah.
Berita Lainnya
Semua BeritaIkuti Kami
Berita Terkini
Indeks Berita
Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa
ACEH BARAT — Perubahan sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap PT Mifa Bersaudara kembali menjadi sorotan. Jika sebelumnya PT Mifa menjadi salah satu perusahaan…
Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS
Operator sekolah atau OPS merupakan tenaga administrasi di satuan pendidikan yang bertanggung jawab sebagai pengelola, penginput, dan penanggung jawab utama data serta sistem informasi…
Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker
Aceh,mataaceh-backup.com, Seorang karyawan swasta di Nagan Raya, PT.Fasha Putera Perkasa, mengadukan dugaan pemotongan gaji sepihak ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nagan Raya. Dia…
Di duga sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi
Senin 3 Agustus 2016 terpasang plang himbauan dari PT. dua perkasa lestari di pinggiran sungai Krueng semayam desa gunung Samarinda kec Babah rot kab…
Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup!
ACEH TIMUR— Di tengah hiruk-pikuk informasi yang beredar, kalangan Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) bersama Tim Investigasi mendesak masyarakat Aceh Timur agar tidak terjebak…






