Langsung ke konten

Breaking News
Pemerhati Publik: *Minta Dugaan Penyimpangan Anggaran Operasional Dishub Bireuen, Perlu Diaudit Transparan Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Pemerhati Publik: *Minta Dugaan Penyimpangan Anggaran Operasional Dishub Bireuen, Perlu Diaudit Transparan Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten

Mahasiswa Sebut Banjir di Aceh Utara Kesalahan Bupati dan Wakil Bupati

Aceh Utara |  Muhammad Akhyar bin Usman Mahasiswa berasal Aceh Utara ini melayangkan kritik pedas terhadap Bupati dan wakil Bupati Aceh Utara. Ia mengatakan Pemerintah Aceh Utara telah gagal besar dalam penanganan antisipasi terhadap bencana banjir yang terjadi Aceh Utara.

“Kita bisa melihat Aceh Utara tidak pernah absen dalam bencana itu itu saja, ini semata mata kesalahan pemerintah dalam mengantisipasi terjadinya banjir di Aceh Utara. Kasian melihat warga Aceh Utara setiap tahun harus menanggung kerugian dan kesengsaraan akibat Bupati dan wakil Bupati yang mempunyai kecerdasan minimalis” ucap Akhyar kepada mataaceh-backup.com Juma’at (7/1/2022).

Muhammad Akhyar yang juga Founder Generasi Intelektual Muda itu juga meminta Bupati segera bertanggung jawab, “jika memang tidak mampu, silahkan saja tinggalkan jabatan anda, karna sekotak Indomie saja ngak cukup untuk menggantikan kerugian masyarakat” kritiknya.

Ia mengatakan bahwa pekara banjir bukanlah pekara kecil lagi harus nya ini sudah menjadi pekerjaan rumah pak bupati selama 2 periode,”coba saja hitung berapa sudah kerugian rakyat atas bobroknya pemerintah Aceh Utara hampir genap 10 tahun ini”

Mahasiswa Aceh Utara itu juga menghimbau kepada masyarakat kedepan lebih jeli dan cerdas dalam menentukan pilihannya, “semoga kita bisa titipkan pekerjaan ini ke pemerintahan selanjutnya, sebab tak ada harapan lagi pada pemerintahan saat ini”tutupnya.

Tags:
Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Ikuti Kami

FacebookInstagramYouTubeTikTokTwitter XGoogle NewsWA ChannelTelepon Redaksi

Berita Terkini

Indeks Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *