Langsung ke konten

Breaking News
Pemerhati Publik: *Minta Dugaan Penyimpangan Anggaran Operasional Dishub Bireuen, Perlu Diaudit Transparan Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Pemerhati Publik: *Minta Dugaan Penyimpangan Anggaran Operasional Dishub Bireuen, Perlu Diaudit Transparan Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten

Jubir JASA: Sebut Butiran MOU Helsinki Bagaikan Bom Waktu

Banda Aceh, mataaceh-backup.com | Sudah 17 tahun jalannya perdamaian antara Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka namun butir-butir nota kesepahaman masih saja belum terealisasi sebagaimana semestinya. butir-butir nota kesepahaman yang tak kunjung diimplementasikan dikhawatirkan akan menjadi bom waktu di kemudian, Minggu, (14/08/2022).

Ketua Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), Bukhari S.E., melalui juru bicaranya Datul Abrar menyampaikan kekecewaannya atas sikap pemerintah pusat yang seperti acuh tak acuh dalam mengimplementasikan butir-butir nota kesepahaman ini.

“Hari ini pemerintah pusat memperlihatkan sikap yang seolah-olah tidak terjadi apa-apa di Aceh”. Ucapnya.

Hal ini tergambar jelas bagaimana langkah-langkah pemerintah dalam mengimplementasikan butir-butir MoU yang sudah berumur 17 tahun tapi proses penerapannya tak kunjung tuntas.

Ada beberapa poin yang memang sudah terlaksana, meski tidak sesuai dengan rentang waktu yang telah dijanjikan.

Dan juga banyak terdapat ketidaksesuaian antara poin yang disepakati dalam perjanjian dengan apa yang kemudian diimplementasikan dalam undang-undang.

lain yang dijanjikan, lain pula yang dilaksanakan, Ini juga menjadi masalah baru. Belum lagi dengan butir-butir kesepakatan yang sampai hari ini belum juga diimplementasikan.

“Kurangnya komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan butir-butir MoU dikhawatirkan akan menjadi bom waktu di kemudian hari, mengingat masalah ini dibiarkan berlarut-larut sehingga tidak pernah menemui titik temu”. tutupnya

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Ikuti Kami

FacebookInstagramYouTubeTikTokTwitter XGoogle NewsWA ChannelTelepon Redaksi

Berita Terkini

Indeks Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *