Langsung ke konten

Breaking News
Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Kebakaran Lahan PT GSM Belum Terkendali, Sekitar 40 Hektare Lahan HGU PT GSM Terbakar Dari Audit ke Kado: LANA Pertanyakan Perubahan Sikap Bupati Tarmizi terhadap PT Mifa Langgar aturan sejumlah Operator sekolah Simeulue berstatus ASN diduga kuat gunakan nama orang lain didapodik untuk dapatkan Insentif Dana BOS Dugaan Pemotongan Gaji Oleh PT.Fasha Putera Perkasa Korban Resmi melapor ke Disnaker Di duga  sabotase tindakan PT duaperkasa lestari cara terkait plang informasi kawasan konservasi   Aktivis HAM dan Tim Investigasi: Warga Aceh Timur Jangan Terlena Isu Baitul Mal, Kawal Hak Korban Banjir dan Jadup! Nagan Raya- 30 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup, Polres Nagan Raya melaksanakan kegiatan Green Policing melalui gerakan penanaman pohon di Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Kebakaran Lahan PT GSM Belum Terkendali, Sekitar 40 Hektare Lahan HGU PT GSM Terbakar

Perdana Pj Walikota Lhokseumawe Buka Acara Pendidikan Kader Ulama Angkatan I & II

Lhokseumawe, mataaceh-backup.com | Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe melaksanakan pelatihan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan I & II Tahun 2022, di Hotel Lido Graha, Pada Senin, (18/07/2020).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Pj Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A pada pukul 10.00 WIB Acara yang berlangsung selama. Sepuluh hari tersebut, 18s/d 27 Juli 2022.

Dalam Sambutannya, Imran mengatakan, “Agar para kader mengikuti dengan serius Pelatihan tersebut, agar tidak menyia-nyiakan setiap dalam penyampaian materi, kita sudah sepakat dari awal hadir nya Republik ini sebagai negara kesatuan republik Indonesia, dan pemerintah”.

“UUD 1955 sebagai landasan negara kita. Agar memperkuat pondasi bangsa di masyarakat kota Lhokseumawe, menghargai satu sama lainnya dan toleransi satu sama lain. Semoga terimplementasi dalam materi Pendidikan Kader Ulama ini. dapat di rasakan oleh masyarakat kota Lhokseumawe.” Katanya.

lebih jauh ia menerangkan, di hari perdana ini saya harapkan, “Memohon doa dan dukungan untuk selalu mendoakan amanah sebagai PJ Walikota Lhokseumawe, jangan hal-hal kecil di besar-besarkan. Negara maju itu motode menyelesaikan problematika dengan cara didiskusikan di ruangan publik. Bukan, di ruangan bebas, tolong di berikan masukan”. Ujar pria nomor satu di pemerintahan kota Lhokseumawe

“Peran Ulama bukan hanya sebatas agar umat dapat membedakan antara benar dan salah, namun juga menyikapi setiap persoalan bangsa yang terjadi” tutupnya.

Dalam sambutannya kepala MPU kota Lhokseumawe, (Abati) Tgk. H.Abubakar Ismail, Kegiatan pendidikan dan pengkaderan ulama tersebut dimaksudkan. “Untuk mempersiapkan ulama yang mumpuni dan yang mampu menjawab dinamika perkembangan keulamaan di tengah-tengah masyarakat. Peserta pendidikan ulama tersebut berjumlah puluhan orang yang berasal dari empat kecamatan di Lhokseumawe”. Ujarnya.

Dalam penyampaian ketua penitia dalam hal ini Sekretariat MPU Kota Lhokseumawe, Amri, S.Sos., MSM. Menjelaskan, pendidikan kader ulama angkatan ke I & ll ini akan berlangsung selama 10 hari. Sedangkan tenaga pengajar atau tutor adalah para Ulama dan kalangan akademisi terutama dalam bidang ilmu agama dan kemasyarakatan.

Dengan mengusung tema, “Pendidikan Kader Ulama adalah Momentum Regenerasi Ulama Untuk Pelaksanaan Syariat Islam Yang Berkesinambungan”

“Pendidikan kader ulama ini akan berlangsung selama 10 hari dan peserta akan menerima pembelajaran dari para Ulama maupun pihak akademisi,” ujar Ketua Panitia.

“Biaya pendidikan kader Ulama ini berasal dari anggaran yang ditampung pada (DOKA) Pemerintah Aceh,” tambahnya lagi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kadis Dinas Syariat Islam, Kepala Bapeda, Kepala BPKD, Plt. Kasatpol PP & WH serta anggota MPU Kota Lhokseumawe. juga di hadiri peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) dari 4 kecamatan di Lhokseumawe.

Acara pembukaan tersebut di tutup dengan pembacaan doa, yang berlangsung khidmat.

Bagikan

Berita Lainnya

Semua Berita

Ikuti Kami

FacebookInstagramYouTubeTikTokTwitter XGoogle NewsWA ChannelTelepon Redaksi

Berita Terkini

Indeks Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *